Bedah Rumah Menyentuh 7 Kecamatan, Pilar: di Pamulang 65 Unit Rumah Diperbaiki

Bedah Rumah Menyentuh 7 Kecamatan, Pilar: di Pamulang 65 Unit Rumah Diperbaiki

Pamulang | Citratangsel.com – Wakil Wali Kota Tangerang Selatan Pilar Saga Ichsan mengatakan program bedah rumah terus digencarkan oleh Pemerintah Kota Tangerang Selatan. Bahkan di tahun ini total 510 unit rumah tak layak huni yang dibedah di 7 kecamatan.

Hal tersebut disampaikan Wakil Wali Kota Pilar Saga Ichsan saat menghadiri sosialisasi persiapan perbaikan Rumah Umum Tak Layak Huni (RUTLH) di Wilayah Pamulang, pada Jumat (02/02/2024).

“Untuk di Pamulang ada 65 unit rumah diperbaiki ya se-Kecamatan Pamulang. Kalau se-Tangerang Selatan ada 510 unit rumah,” ucap Pilar.

Perbaikan ini pula kata Pilar sifatnya menyeluruh. Dimana, membongkar total rumah umum yang tak layak huni, sehingga layak ditempati.

“Ingat ya Bu, Pak, ini dibongkar total dari badan, kaki, sampai kepala bangunan. Pondasi, dinding, pintunya, jendela, semuanya baru sampai rangka dan atapnya baru,” terang Pilar.

Pilar mengatakan program ini sebagai komitmen Pemerintah Kota Tangerang Selatan menghadirkan kehidupan yang layak dan menghadirkan kesejahteraan bagi masyarakat.

“Setelah dibangun, sudah bisa ditempati Bapak Ibu. Ingat ya Pak Bu, jangan dijual rumahnya, rumah ini akan dibangun bagus,” kata Pilar.

Sementara itu, salah satu warga penerima manfaat program Bedah Rumah, Ibu Romlah, menjelaskan kondisi rumahnya sebelum dibedah oleh Pemerintah Kota Tangerang Selatan.

“Emang rumah saya udah parah, bocor, kalau hujan, dapur jebol, lemari saya abis keujanan. Mau diperbaiki duit kagak ada,” katanya.

Atas hal itulah ia menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pemerintah Kota Tangerang Selatan yang merealisasikan program bedah rumah bagi masyarakat.

“Saya girang banget pak ya Allah, terima kasih banget ya pak Wali Kota Benyamin, pak Wakil pak Pilar, alhamdulilah. Langsung nangis saya, ini rezeki saya sebelum lebaran,” ucapnya.

> Dennis Sandika:
Lampaui Target, Realisasi Investasi di Tangsel Tembus Rp 7,4 Triliun

SERPONG – Realisasi Investasi di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mengalami kenaikan yang signifikan di tahun 2023. Dari target sebesar Rp 4,66 triliun, realisasi investasi di Tangsel Tembus Rp 7,4 triliun.

Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Tangerang Selatan, Maulana Prayoga Utama, di wilayah Serpong, pada Jumat (02/02/2024).

“Realisasi investasi di Tangsel tahun 2023 mengalami peningkatan sebesar Rp 7,4 triliun atau 160,2 persen dari target yang hanya Rp 4,66 triliun,” kata Yoga.

Lebih lanjut, realisasi investasi yang melebih target tersebut terdiri dari Penanaman Modal Asing (PMA) sebesar Rp 1,2 triliun dan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) senilai Rp 6,2 triliun.

Dengan rincian PMA dari sektor jasa meliputi kesehatan, pendidikan, jasa konsultan, pariwisata, olahraga dan sebagainya sebesar Rp 288,4 miliar. Lalu, dari sektor perdagangan dan reparasi sebesar Rp 227,1 miliar, sedangkan sektor transportasi, gudang dan telekomunikasi sebesar Rp 200 miliar.

“Sektor hotel dan restoran 187,4 miliar. Dan sektor perumahan kawasan industri dan perkantoran sebesar 83,6 miliar,” terangnya.

Sedangkan dari PMDN, meliputi sektor jasa yang terdiri dari kesehatan, pendidikan, jasa konsultan, pariwisata, olahraga dan sebagainya sebesar Rp 2,460 triliun. Sektor perumahan kawasan industri dan perkantoran senilai Rp 1,516 triliun, lalu sektor perdagangan dan reparasi sebesar Rp 987 miliar.

“Lalu sektor transportasi, gudang dan telekomunikasi senilai 314,6 miliar, sektor konstruksi sebesar 307,5 miliar,” ujarnya.

“Dari PMA dan PMDN yang lebih mendominasi Investasi Tangsel adalah sektor jasa lainnya seperti kesehatan, pendidikan, jasa konsultan, pariwisata dan lainnya,” ungkapnya.

Yoga juga menjelaskan data investor asing yang menanamkan modalnya di Tangsel berasal dari 10 negara pada tahun 2023.

“Ada Singapura, Tiongkok, India, Hongkong, Jerman, Jepang, Malaysia, Korsel, Belanda, dan Spanyol,” katanya.

Ia berharap dengan keberhasilan yang dicapai ini tidak membuat cepat puas, justru jadi pemicu agar realisasi investasi di Tangsel mengalami peningkatan. Sehingga memberikan dampak positif pada roda perekonomian di Tangerang Selatan.

“Pastinya harapan kita investasi berdampak positif untuk semua aspek terutama lapangan pekerjaan bertambah, roda ekonomi berputar. Doian semoga bertambah terus ya,” pungkasnya.

HOTNEWS KECAMATAN PAMULANG TANGERANG SELATAN